Strategi mengembalikan jati diri bangsa
Posted by ozzan on Agustus 9th, 2009
Mengembalikan budaya bangsa harus diarahkan pada satu tujuan yang menjadi cita-cita nasional, yaitu tatanan negara yang mengandung nilai, paradigma, dan perilaku yang unggul. Semua hal itu harus menjadi budaya dalam kehidupan bangsa sehingga dapat mengembalikan jati diri bangsa. Pancasila adalah jati diri yang harus dituju dalam proses pembangunan budaya bangsa, yaitu budaya yang religius, peduli pada nilai kemanusiaan, nasionalis, demokratis, adil dan sejahtera. Maka makna dari mengembalikan jati diri bangsa adalah kembali pada asas Pancasila, hidup dengan berlandaskan Pancasila dan persatuan seluruh bangsa dengan ideologi Pancasila.
Untuk menentukan strategi yang tepat dalam pencapaian tujuan dan mengembalikan jati diri bangsa, terlebih dahulu harus mengenal budaya yang ada di masyarakat Indonesia. Apabila kita mengacu pada mukadimah/ pembukaan UUD 45, maka dapat dipahami bahwa gotong royong, kekeluargaan, musyawarah-mufakat, dan toleransi merupakan keunggulan dari bangsa ini. Karakter budaya inilah yang harus dikembangkan dalam setiap jiwa rakyat Indonesia demi mengembalikan jati diri bangsa.
Namun saat ini, karakter budaya bangsa yang terdapat di pembukaan UUD 45 tersebut telah dinodai oleh paham liberalisme – individualisme. Saat ini dalam masyarakat Indonesia berkembang nilai-nilai materialisme, hedonisme, dan pragmatisme sehingga toleransi terkikis oleh oleh nilai-nilai tersebut. Maka demi mengembalikan jati diri bangsa dan terbebas dari paham yang memecah bangsa ini dibutuhkan berbagai cara dan strategi.
Strategi itu adalah upaya mengangkat aspek keunggulan dan mengeliminasi faktor kelemahan bangsa. Caranya adalah membangun dan membenahi sistem pendidikan, sistem informasi, dan sistem hukum. Maka dibutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengembalikan jati diri bangsa dengan jalan mereformasi ketiga sistem tersebut. Karena hanya dengan kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong bangsa ini akan berhasil sampai pada tujuan nasionalnya, dan dapat mengembalikan jati diri bangsa yang sesungguhnya. Sebaliknya, liberalisme-individualisme tidak pas bagi Indonesia yang ekstra bhinneka. Oleh karena itu, kembali pada Pancasila dan platform kenegaraan seperti yang diamanahkan dalam mukadimah UUD 1945 merupakan bagian penting dari strategi pembangunan budaya bangsa dan mengembalikan jati diri bangsa yang sesungguhnya.
Posted in jati diri bangsa | No Comments »